Minggu, 03 Juli 2011

Balon Udara RIFY -cerpen-

hhaii,hhaaiii...
aku ada cerpen nihhh,,








Ayo,ayo tebak, sad or happy ending???



Langsung aja dech,





cekidot =>


"hhuhuhuhu,hiks,hiks,hiks." ify menangis tersedu.
Ia melompat-lompat dibawah sebuah pohon,tangannya menggapai lurus ke atas.

"huufh,gak bisa" ify akhirnya menyerah,ia terduduk,tangan kecilnya memeluk kedua lututnya.

Tak berapa lama,seorang anak laki-laki berperawakan tinggi menghampirinya.

"hei,ade cantik,kok nangis" sapa anak laki-laki itu.

Ify pun menghentikan tangisnya lalu menoleh.
"itu kak rio,balon ipy kesangkut disana" ucapnya lucu seraya menunjuk pd balon merah muda yg tersangkut diranting-ranting pohon mangga yg daunnya sedikit,buahnya sedikit,kecil-kecil,asem pula *abaikan.

"ohh itu,tunggu ya,biar kaka ambilin deh" ucap anak yg bernama rio itu.

Rio pun segera dgn cekatan menaiki cabang-cabang pohon mangga itu,tangannya telah berhasil menggapai ujung benang yg tergantung pd balon.

"yeyeye,kaka hebat" seru ify,sambil bertepuk sebelah tangan(?)

rio pun segera turun,tp sial kakinya berpijak pd ranting yg rapuh sehingga rio terjatuh dan ngegelinding ketanah
*lo pikir bola ngegelinding?*

Bruugg


"awww" rintih rio. Ify pun segera menghampiri rio dgn wajah sangat cemas.

"kaka.."
"kaka gak ppapa? Ada yg luka?" tanya ify.
"kaka gak ppapa kok.nih balonnya untung gak meledak ya. *woho,tabung elpiji kali,meledak* ". rio menyerahkan balon ify,balon yg tetap digenggamnya,walau saat ia terjatuh tadi.
Ify meraih balonnya,tapi matanya tertumpu pd tangan rio yg lecet dan mengeluarkan darah.

"tangan kaka berdarah" titik-titik kecil mulai berjatuhan dari mata ify.
Ia melepaskan balon yg digenggamnya,tanpa pamit balon itu pun langsung mengudara diangkasa.

Ify segera meraih tangan rio dan membersihkan darah yg mengalir dgn sapu tangannya.

"sakit ya kak? Maap ya?" ify msh terisak pelan.
"yah,de. Balonnya kok dilepas??" tanya rio,sambil menatap balon yg terbang semakin jauh.
"kalo gak dilepas,siapa yg bakal ngobatin lukanya kaka"
"kaka,gak ppapa kok,udah jangan nangis,ayo senyum" kata rio,smbil mmandang teduh pd ify Ify pun tersenyum.
"peri kecil" gumam rio.
"apa kak?" ify bingung.
"iya,kalo kamu senyum,kamu kayak perh kecil. Senyum kamu manis bgt" puji rio.
"kaka juga,cakep bgt,kayak pangeran" ucap ify polos.
"kalo gitu mulai sekarang ipy jadi peri kecilnya kaka dan kaka jadi pangerannya ipy,okeh??" tawar rio sambil mengacungkan jari kelingkingnya
"oke" ify pun menautkan jari kelingkingnya,
keduanya tersenyum,
lalu beranjak meninggalkan taman itu,karena remang-remang senja mulai datang.


Ify (5thn) dan Rio (6thn),keduanya bertetangga,mereka mulai bersahabat sejak rio dan keluarganya menempati rumah kosong disebelah rumah ify. Sejak itu,mereka berteman dekat. Ify yg anak tunggal sangat senang memiliki teman baru dan rio yg menderita penyakit jantung bawaan sejak kecil,merasa mendapat semangat dari keceriaan ify.



---

11thn kemudian


DOORRR

Balon berwarna ungu itu,meletus didekat telinga rio.

"RIOgantengGAKadaYANGpunya" latah rio keluar deh ttu.
"hhahahaha,latah aja ngonsep,hhahaha" ify tertawa puas.
"sialan lo fy,mau bunuh gw,kalo jantung gw kambuh gimana??" rio mencak-mencak.
"nggak donk,kakaku sayang,ify kan tak bisa hidup tanpamu" ucap ify sambil mengedip-ngedipkan matanya.
"najong lo,lebe" kata rio,lalu kembali ia berkutat dgn bukunya.
"baca apaan sih,ka?" tanya ify,sambil duduk disamping rio.
"cara berternak kutu" jwb rio sekenanya.
"wohoo,kenapa kagak sekalian lo baca,tips-tips menjadi pawang tikus profesional?!"
"ogah gw kan ganteng"
"idih,gak nyambung tau" "ekh,fy.
"Besok jalan yuk" ajak rio,sambil menutup bukunya.
"gak akh,jalan sama lo sih,paling juga kesawah,atau nggak kerawa-rawa,trus dijajaninnya paling es dawet 2000 perak,lo kan kere,kak" ify mengoceh.
"ya,muka-muka kayak lo kan,kagak pantes kalo gw ajak ke mall. Udah pokoknya besok gw jemput jam 9 pagi" rio maksa
"iya deh,apa sih yg nggak buat kakak" ify setuju.



---



keesokan harinya.


"IIPPPPIII" teriak rio didepan gerbang rumah ify.
"woi,nyante kak,kagak usah pake teriak berapa?!" jwb ify dari jendela kamarnya.


Ify pun keluar dari rumahnya,ia msh mengenakan piyamanya dan memeluk boneka kesayangannya. Ify mengamati rio...

"lo mau kemana kak,kok udah rapih?" tanya ify.
"errghh,ada bantal gak?" tanya rio dgn ekspresi yg sulit diartikan.
"ada,buat apaan?" tanya ify polos.
"gw pengen nonjok orang nih" kata rio sambil menatap sinis pda ify.

Krik kriiikkk.


1



2




3


"HUWWWAAA,sorry kak gw luppa" ify heboh sendiri.

"BURUAN SIAP-SIAPPPP" teriak rio,ify langsung ngibrit ke kamarnya sambil menutup telinganya.

"gila,kak rio,sarapan peluit kali yak,suaranya cempreng bgt" batin ify.

Setelah rio lumutan dan karatan,ify baru keluar dari kamarnya. Ia terlihat camtik dgn balutan dress putihnya,rio menatap ify dari atas sampe bawah,trus keatas lagi,kebawah lagi,trus keatas lagi,kebawah lagi (?)

"lo salah kostum fy,orang gw mau ngajak lo.nangkep belut." celetuk rio.
"Gag usah becanda deh kak,gw sambit pake samurai,nyaho lo" jwb ify.
"hhehe,yaudiin yuk berangkat" ajak rio.


Merekapun pergi berjalan-jalan hari itu. Jalan-jalannya dimulai dari dufan,disana mereka mencoba wahana-wahana baru yg bikin jantung rio ng'dance. Mereka juga mencoba wahana lain,yg mengembalikan mereka kemasa kanak-kanak mereka dulu. Mereka tersenyum,tertawa lepas,bergandengan,waktu dan dunia seakan mengalun mengikuti irama canda mereka.

Setelah puas dgn dufan,ify dan rio pergi kepantai,diatas hamparan pasir putih mereka mengukir sebuah nama 'RIFY'..
Keduanya berlarian mengejar ombak,menikmati air laut yg menyentuh lembut kaki mereka,mengikuti deru angin yg menemani kala itu.


Dan terakhir kesini,
ditaman ini...


"duduk sini kak" ajak ify yg duduk pd sebuah ayunan.
"kak,makasih ya" lanjutnya sambil tersenyum.
"untuk??" "untuk semuanya,terutama untuk hari ini,ify seneng bgt"
"fy..."
"ya?"
"gw.."
"kenapa kak?" "
gw mau,itu gw hari ini,anu fy,gw..."
"apaan sh lo,kak. Gak jelas bgt” ujar ify kemudian menjejakkan kakinya dan mendorong ayunan dgn kakinya.(ngerti gak? Kalo gak ngerti,dingerti-ngertiin aja ya).
Sehingga ayunan yg dinaiki rio dan ify,mulai berayun Semakin lama semakin cepat dan tinggi.

"lusa gw berangkat ke singapur fy" ucap rio tiba-tiba,ify tersentak,
ia melepaskan pegangannya pada ayunan,sehingga ify terjatuh.

"ify" pekik rio "lo gak ppapa fy??"
"lo boong kan kak?" tanya ify,matanya mulai berkaca-kaca.
"fy lutut lo,berdarah"
"kak rio,lo boong kan??"
"sini fy,biar gw bersihin luka lo"
"kak rio,kiat gw,bilang kalo lo boong,lo bercanda kan,kak?" ify menangis,ia mengguncang-guncangkan pundak rio.
"fy,gw..."
KAKA JAHAT" teriak ify,lalu berlari menjauh.
Rio hanya bisa menatap punggung ify dgn sedih.
"maaf,fy..."




---

tok tok tok

"ify,buka donk,lo tega amat sih sama gw" sivia,sahabat ify sekaligus sepupu rio,sudah mengetuk pintu kamar ify sejak tadi,
tp ifynya tetap tak bergemin.
"ify loe egois bgt sih,lo kira lo tu siapa.a rio sih?? Rio tu pergi buat nerusin sekolahnya,buat ngejar cita-citanya,bukannya dukung lo malah ngambek gini,manja bgt sih lo" omel via,kesal.

"okeh,emang gw bukan siapa-siapanya kan rio,trus kenapa lo masih disini,gw gak mau nganter rio kebandara,gw gak mau.lo pergi sana." teriak ify dari dalam kamarnya.

"oke,gw bakal pergi,nyesel gw fy,punya sobat kayak lo, ALYSSA SAUFIKA UMARI, lo bakal nyesel" umpat sivia dan BRAKK,
via melempar sebuah kotak kearah pintu kamar ify.
Beberapa detik kemudian derap langkah via mulai terdengar samar dan menjauh.

"lo gak ngerti vi,lo gak ngerti. Perasaan gw bilang kalo kak rio bakal ninggalin gw selamanya,gw takut,hiks" batin ify,air matanya terus mengalir,perlahan ia membuka pintu kamarnya,didapatinya sebuah kotak tergeletak disana,saat dibuka,hanya ada seuntai pita berwarna merah hati dan sepucuk surat yg berbunyi


pita itu akan selalu mengikat aku dan kamu,fy,
dalam sebuah ikatan yg mungkin saat ini masih terlihat semu,
tapi akan menjadi sangat nyata saat aku pulang nanti.

Tunggu gw,fy. Tunggu gw...



---




3thn kemudian.

Ify masih menunggu,meski arahnya mulai semu.
Ia tetap bertahan meski kisahnya tak tentu jalan.
Rio,ntah apa dan mengapa,tak ada kabar lagi darinya,tak ada telpon,sms,Apalagi kado dihari ulang tahun ify.
surat terakhir darh rio pun pinggirannya sudah mulang rapuh dan menguning.
Ify hanya bisa menangis,ia tak mengerti bila harus bertahan apa yg sebenarnya ia pertahankan,cintakah??
Tapi bila harus menyerah,tentu hatinya menolak, msh kah rio mengingatnya,akankah rio menepati janjinya.
ia benar-benar buta akan arah kisahnya.


Suatu malam.


'pangeran ganteng' caling..


"kak rio" batin ify,ia segera mengangkat teleponnya..

"halo"
"halo peri kecil"
"kak rio... Lo kmana aja? Gw kangen tau"
"hhe,kan lo yg minta gw serius sama sekolah gw. Dan besok sore gw balik,cantik.."
"really"
"iya,fy.. Besok jemput gw ya dibandara. Udah sana cepet tidur udah malem, miss u"
"miss u too"

klik, telepon pun terputus.


"huwaaa,pangeran gw besok pulang" teriak ify histeris *pangeran saya kali,fy*.
Hp yg digenggamnya hampir saja dilemparmya karena terlalu gembira.


Sore hari pukul 16.00


ify sudah bersiap-siap akan menjemput rio dibandara,ia sudah mengenakan pakaian terbaiknya,berdandan secantik mungkin,senyum pun tak henti-hentinya terpeta menghiasi paras ayunya.

Breaking news
pesawat garuda indonesia, singapore-jakarta pukul 15.50 tadi mengalami kecelakaan,bangkai pesawat ditemukan hancur menabrak perumahan penduduk,seluruh awak dan penumpang dipastikan tewas *ngarang bgt saya*


CETTARR


Tulang belulang ify,terasa dilucuti,ia terduduk lemas,air matanya sudah mengalir deras,deras sekali,menyapu polesan bedak yg tadi menghiasi pipinya.
"gak,gak mungkin,kak rio... Ini pasti salah"



dibandara



"via" seru ify saat melihat via dikerumunan orang,via menoleh.
"ify,hiks,hiks.rio,fy" via menangis tersedu.
"gw gak rela,fy. Dia sepupu terbaik gw,gw blum liat ijazahnya,gw blum liat foto wisudanya" lanjut via.
"rio mana vi,dimana rio?!"
"jasadnya belum ketemu,fy"
"gak,gw yakin dia masih hidup vi,kak rio janji bakal balik buat gw"
"tapi semua penumpang..."
"gw gak percaya,sebelum gw liat jasad kak rio sendiri"

"maaf,apa nona-nona ini keluarga dari mario stevano aditya"
"iya pak saya sepupunya"
"kami menemukan kartu identitas ini pada korban" petugas itu membuka sebuah karung mayat dan membukanya.

Sosok laki-laki berperawakan tinggi berkulit hitam manis,terbujur kaku.
Wajahnya sudah rusak pasah sehingga sulit untung dikenali. Tapi perawakannya,tentu ify hapal,bahu,tangannya,ify hapal betul itu rio,kakak tercintanya, arrghh,bukan,mungkin bukan kaka,tepatnya laki-laki yg sangat ia cintai.
Ify mundur menjauh.

"gak,itu bukan kak rio,itu bukan kak rio" ify berusaha mengingkari apa yg dilihatnya,tapi hatinya tentu tak dpt diingkari.

Ia pergi menjauh,


"ify,fy,ifyy" panggil via,tapi tak dihiraukannya.

Ify terus berlari kearah taman,taman yg diberi nama taman balon oleh ify dan rio,ditaman ini sejak kecil ify dan rio sering menerbangkan balon-balon harapan mereka,ify memang sangat menyukai balon dan rio sangat tau hal itu.



"kaka"
"kaka jahat,kenapa kaka tinggalin ify"
"kaka jahat"
"ify kangen tau gak,kak rioo...." ify menangis.


Waktu tlah tiba,
aku kan meninggalkan
tinggalkan kamu tuk sementara
kau dekap aku, kau bilang jangan pergi
tapi ku hanya dapat berkata...


ify sangat mengenal suara itu.
ia memejamkan matanya,karena menyangka bahwa ini semua hanya khayalannya,
tapi sesaat kemudian ada tangan hangat yg menyentuh pipinya, dan menghapus air matanya.
perlahan ify membuka matanya..

aku hanya pergi tuk sementara,
bukan tuk meninggal kan mu selamanya
aku pasti kan kembali pada dirimu
asal kau jagan nakal
aku pasti kembaliii.....


"kak rio..." lirih ify
"apa gw mimpi???" yanya ify.
"gak fy,kamu gak mimpi. ini aku rio. aku tepatin janji aku kann??"
"tapii kannn..."
"gw selamet fy, tuhan masih ngasih gw kesempatan buat jagain peri kecil gw"
"gw takut bgt tadi,kak"
"sekarang kan gw udah disini but lo" rio tersenyum

"fy makasih ya, lo udah maununggu gw,lo udah jadi semangat gtw,lo udah jadi obat buat gw. maap kalo gw minta terlalu banyak dari lo,tapi gw minta satu hal lagi fy..."
"apa??"
"jadilah peri kecil gw selamanya fy,lo mau???"
"gw mau kak,dan kamu,mario stevano,jadilah pangeranku,pangerannya ify,selamanya,"


keduanya pun berpelukan,menikmati ikatan yg kini telah nyata untuk keduanya,ikatan yg akan menyatukan mereka dalam suka dan duka.
bersamaan dgn itu,balon warna warni beterbangan dilangit diatas mereka...


"yeeeeeee" seru seseorang
"via" ify dan rio berkata dgn kompakk.

"hhehehe,, makasih lo berdua sama gw. gw udah niupin tu balon semuanya,ampe pipi gw tembem" kata via sambil menhampiri ify dan rio.


"yahh.vi, itu mah bawan lahir kali" celetuk rio
"hahahaha" ify fertawa, sivia cuma manyun 2 meter (?)


mereka pun berdiori menatap langit,pandangan mereka mengantarkan balon balon disana terbang bebas menghiasi langit senja sore itu..




THE END






gimana,gimana jelek yaa???
tau kok???
tapi semoga tetep ada yg mau baca yaaa...
kritik dan sarannya ditunggguu....


add ma yaa

Novia Rise MarioAditya





admin4 novia


sangkyuu =)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar